Langsung ke konten utama

Postingan

sembunyi rasa 3

Aneh memang, Ketika mata tak melihatnya, hati sibuk mengatakan rindu Ketika ia ada di depan mata, memandangnya pun t' punya daya Diam.. Apa yang bisa aku lakukan selain itu ? Aku cemburu tanpa hak Hati.. Kamu tak punya hak untuk sakit Ikhlaskan bila ia memang dekat atau disukai wanita lain. Hanya dia, Yang punya hak atas dirinya Yang bisa menentukan untuk siapa cintanya. Bersabarlah hati.. Beri waktu untukku menyelesaikan tujuanku yang lain Sebelum menjadikannya tujuan utamaku.
Postingan terbaru

sembunyi rasa 1

Perkara cinta.. Aku menyukainya. Apa salah? Bagiku tidak.. Ada yang bilang, cinta itu menyakitkan. Ada juga yang bilang, cinta itu indah. Tapi yang ku tau.. Cinta tidak memiliki rasa yang demikian. Yang ada hanya perasaan ingin melihatnya baik-baik saja. Antara menyakitkan atupun indah, itu hanya rasa yang muncul ketika hati menyikapinya. Jika memaksa akan terasa menyakitkan, pun sebaliknya. Tak ingin muluk-muluk.. Aku hanya menyukainya. Belum ada hak apapun terhadapnya. Lalu apa yang kalian bicarakan ? Dia milik orang lain ? Memangnya kalian Tuhan ? Saudaraku.. aku hanya ingin melihatnya baik-baik saja. Bersyukur kalau memang jodoh. Kalau belum ? Bersabar menunggu takdir Allah.

sembunyi rasa 2

Aku pernah kehilangan sebelum memiliki. Aku pernah terjatuh sebelum berjalan. Semacam telah mati rasa, aku tidak percaya yang namanya cinta. Memang benar nyatanya. "ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya sebuah pengharapan. Supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepadaNya." (Imam Syafi'i). Dan ketika tersadar, aku telah berbuat salah. Rasa pedih itu tidak lain sebab perbuatanku sendiri. Aku lupa mendekati Allah yang telah menciptakan seorang yang ku cinta tersebut. Meski malu, aku memberanikan diri untuk bersujud dan memohon pertolonganNya. Dan ya, hatiku semakin tersayat sebab menyadari bahwa aku telah mengesampingkan Rabb ku. Sungguh Rabb ku Maha Memberi Pertolongan. Semua rasa pedih berangsur hilang. Perasaan suka terhadap seorang itu pun telah hilang. Sungguh Rabb ku Maha membolak-b